Sandal yang Hilang
Pada
pagi hari tepatnya tahun lalu, aku pergi ke kota Tianjin dengan menggunakan
kereta bawah tanah. Saya berangkat dari stasiun kota Ying Kou. Suasana saat itu
sangat ramai. Saya berdesak-desakan di stasiun serta tidak luput juga saat
didalam kereta. Kereta penuh dan pengap walaupun sudah menggunakan pendingin
ruangan atau AC.
Saat itu, saya memakai sandal slip
on, kaki saya terinjak-injak oleh penumpang lain. Ketika ada pengumuman
kereta akan tiba di stasiun kota Tianjin, saya mencoba mendekati pintu kereta
dan berjuang berdesak-desakan. Setelah kereta berhenti dan pintu kereta sudah
dibuka, akhirnya saya bisa keluar dari kereta, tetapi ada hal yang sangat
memalukan bagi saya, yaitu sandal saya hilang dan hanya kaki sebelah saja yan
memakainya. Saya dilihat dan diperhatikan banyak orang di stasiun. Akhirnya
saya keluar dari stasiun dan membeli sandal baru sebagai penganti sandal yang
hilang. Hari itu sangat memalukan bagi saya.
Penulis : Jamas Adri Waskito
Komentar
Posting Komentar