Blacky, Petarung Jalanan
Saya
mempunyai sebuah sepeda motor kesayangan. Ayah saya membelikannya untuk saya
ketika saya masih di tingkat SMP menuju SMA, tepatnya kelas 3 SMP saat akhir
dari masa-masa SMP. Ini adalah satu satu sepeda motor yang saya gunakan sekarang,
tapi meskipun suatu saat nanti saya membeli lagi yang lain, yang satu ini akan
selalu menjadi kesayangan saya, karena ada banyak hal yang terjadi dengan saya
dan sepeda motor ini. Bagi saya, sepeda motor ini tak tergantikan. Aku biasa
menyebutnya dengan Blacky.
Jenis
dari sepeda motor kesayangan saya adalah sport naked adventure touring
dengan pabrikan Honda bertipe CB150R yang sudah dimodifikasi. Jika kamu akrab
dengan berbagai jenis sepeda motor, maka saya yakin kamu bisa membayangkan
seperti apa bentuknya sepada motor saya ini. Warna dominan dari sepeda motor
saya adalah hitam dengan stripping kuning lemon. Motor ini memiliki
jenis pelek racing dan ban yang sudah saya besarkan ukurannya dan sesuai
dengan peleknya. Sebuah bagian yang sangat khas dari sepeda motor saya adalah ukuran
sepeda motornya. Hal ini karena saya sudah memodifikasi motor ini seperti menambah windshiled,
meninggikan shockbreaker sebesar 5cm untuk belakang dan 7cm untuk depan,
menambah box atas dan samping, memasang tubular/engine guard,
menambah lampu kabut dan lain-lain. Tak terhitung seberapa besar biaya
modifikasi Blacky ini.
Walaupun
begitu, saya memodifikasi berdasarkan kebutuhan dan tidak meninggalkan aspek keselamatan
dan sesuai dengan standar pabrikan. Jika saya parkir, motor ini mudah dikenali
oleh teman-teman saya, karena motor ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan
lainnya. Saya bangga memiliki motor ini, karena saya merasa motor ini erupakan
kaki ke dua saya untuk berpergian kemana saja, mulai dari kampus, touring,
ke pasar, dan lain-lain serta merupakan teman yang tak pernah menyakiti hati
saya sampai saat ini.
Penulis : Jamas Adri Waskito

Komentar
Posting Komentar