Biografi Jack Ma
Jack Ma adalah salah satu orang terkaya di
dunia yang berasal dari Tiongkok. Dia memiliki harta hingga 38,3 miliar dollar
(2018) setelah sukses mendirikan dan menjadi CEO Alibaba Group, perusahaan
e-commerce terbesar di Tiongkok. Ia merupakan contoh seorang pengusaha sejati
yang memiliki semangat pantang menyerah yang luar biasa yang kemudian menjadikannya
salah satu pebisnis paling berpengaruh di dunia.
Jack Ma lahir di kota Hangzhou, provinsi
Zhejiang China pada 10 September 1964. Ia terlahir di keluarga yang berprofesi
sebagai pendongeng dan pemusik dengan kehidupan yang sangat sederhana.
Sejak masih kecil
Jack Ma memiliki pemikiran yang berbeda dengan kebanyakan teman seumurannya. Dia
sudah sering mendapatkan pengalaman gagal dan ditolak sehingga membuatnya kebal
dengan semua hal tersebut, bahkan saat ingin mendaftar ke sekolah dikarenakan
nilai akademisnya yang kurang. Rasa ingin tahunya yang besar tentang bahasa
Inggris mengantarkannya menjadi seorang pemandu wisata. Motifnya kala itu hanya
untuk mengasah kemampuannya berbahasa inggris dan mendapatkan pengalaman
berharga.
Selain menjadi seorang pemandu wisata, Jack
Ma tetap tak pernah berhenti berusaha untuk masuk ke sebuah universitas dan
mengikuti serangkaian ujian namun masih tetap kurang beruntung. Hingga akhirnya
ia memutuskan untuk belajar di sebuah institusi kependidikan di bidang bahasa
inggris di Hangzhou Teacher’s Training Institute dan meraih gelar sarjana di
tahun 1988.
Bergaul dengan banyak turis asing kemudian
membuka pikiran seorang Ma menjadi lebih global dan tidak konservatif seperti
kebanyakan penduduk di kampung halamnnya. Dan pada pertengahan 1994 dia
kemudian berkenalan dengan internet melalui seorang sahabatnya. Berbekal
keinginan nekadnya, di tahun 1995 ia memutuskan untuk pergi ke Amerika Serikat
untuk memperdalam tentang internet dan komputer. Jack Ma pertama kali
menggunakan internet pada 1995 saat dia mencari kata `beer` dan `China`. Tapi
saat itu, Ma tidak menemukan hasil pencarian yang diharapkan melalui internet.
Berbekal rasa penasaran, dia lantas menciptakan laman website untuk jasa
terjemahan bahasa China dengan seorang teman.
Hanya dalam
beberapa jam saja, dia menerima banyak email yang cukup membantunya membangun
situs tersebut.
Kejadian itulah yang kemudian menjadi
faktor penting berdirinya Alibaba Group empat tahun kemudian. Kini, alibaba
merupakan retailer online terbesar di China dan berada di posisi kedua dunia
setelah Wal-Mart. Dengan demikian, Jack Ma menjadi seorang yang sangat terkenal
di bidang e-commerce dan ceritanya selalu mendorong dan mengispirasi generasi
selanjutnya berjuang dan berusaha untuk tujuannya.
Penulis : Zhao Caini
Komentar
Posting Komentar